Menurut National Anemia Action Council, AS, sekitar 12 persen perempuan yang berusia 12 – 49 tahun kekurangan zat besi, dan 20 persen wanita hamil di AS mengalami anemia.
Anda bisa saja menderita anemia namun tidak menyadarinya. Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati sehingga upaya pencegahan harus lebih diutamakan.
Berikut adalah tips untuk mencegah terjadinya anemia sekaligus meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan:
1. Tingkatkan asupan zat besi.
Salah satu cara untuk mencegah anemia defisiensi zat besi adalah dengan meningkatkan asupan zat besi melalui diet.
Anda bisa mendapatkan zat besi dari berbagai macam makanan, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, biji labu, dan sayuran berdaun hijau.
2. Tingkatkan juga makanan yang dapat membantu penyerapan zat besi.

Anda juga bisa menambah asupan makanan yang dapat membantu tubuh dalam menyerap zat besi.
Beberapa makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi diantaranya adalah buah-buahan, sayuran, dan anggur putih (white wine).
3. Menghindari minuman yang dapat menghambat penyerapan zat besi.
Anda harus menghindari minuman seperti kopi, teh, dan anggur merah saat makan. Hal ini karena minuman tersebut dapat menghambat kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi.
4. Lakukan penanganan dan pengobatan jika menderita fybroids.
Jika sering mengalami kehilangan banyak darah saat menstruasi, yang biasanya dikaitkan dengan fybroids, Anda harus segera mencari penanganan atau pengobatan.
Jika tidak segera ditangani maka kondisi ini dapat menyebabkan anemia.
5. Kunjungi dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.
6. Perbanyak mengonsumsi sayuran hijau
Sayuran yang berwarna hijau adalah makanan penambah zat besi yang sangat baik bagi tubuh. Beberapa sayuran yang mampu mengatasi anemia antaralain kol, kobis, kangkung, seledri dan bayam.
7. Mengonsumsi kacang-kacangansel darah merah
Makanan jenis kacang-kacangan seperti almond sangat baik untuk meningkatkan sel darah merah dalam tubuh. Jika Anda mengalami anemia, maka perbanyaklah mengonsumsi kacang-kacangan agar anemia bisa diatasi.
8. Perbanyak mengonsumsi buah-buahan
Buah seperti semangka anggur dan apel sangat baik untuk membantu meningkatkan produksi darah sehingga mampu mengatasi anemia.
9. Mengonsumsi daging dan seafood
Perbanyaklah mengonsumsi daging terutama daging kambing dan seafood. Daging dan seafood kaya akan vitamin B 12, zat besi dan asam folat yang berperan meningkatkan produksi nsel darah merah dalam tubuh.
10. Konsumsi daun bawang merah
Rebus daun bawang merah dengan campuran sebutir kuning telur. Makanlah rebusan daun bawang dan telur untuk mengatasi anemia. Sebaiknya cara ini dilakukan rutin dua kali sehari agar anemia segera teratasi.
Sumber Sumber
Jika mengalami gejala anemia, segera kunjungi dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.
Petugas kesehatan akan memantau jumlah sel darah merah dan mungkin akan memberikan suplemen penambah zat besi. Untuk kasus anemia yang parah mungkin diperlukan transfusi darah segera.
Anda bisa saja menderita anemia namun tidak menyadarinya. Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati sehingga upaya pencegahan harus lebih diutamakan.
Berikut adalah tips untuk mencegah terjadinya anemia sekaligus meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan:
1. Tingkatkan asupan zat besi.
Salah satu cara untuk mencegah anemia defisiensi zat besi adalah dengan meningkatkan asupan zat besi melalui diet.
Anda bisa mendapatkan zat besi dari berbagai macam makanan, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, biji labu, dan sayuran berdaun hijau.
2. Tingkatkan juga makanan yang dapat membantu penyerapan zat besi.

Anda juga bisa menambah asupan makanan yang dapat membantu tubuh dalam menyerap zat besi.
Beberapa makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi diantaranya adalah buah-buahan, sayuran, dan anggur putih (white wine).
3. Menghindari minuman yang dapat menghambat penyerapan zat besi.
Anda harus menghindari minuman seperti kopi, teh, dan anggur merah saat makan. Hal ini karena minuman tersebut dapat menghambat kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi.
4. Lakukan penanganan dan pengobatan jika menderita fybroids.
Jika sering mengalami kehilangan banyak darah saat menstruasi, yang biasanya dikaitkan dengan fybroids, Anda harus segera mencari penanganan atau pengobatan.
Jika tidak segera ditangani maka kondisi ini dapat menyebabkan anemia.
5. Kunjungi dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.
6. Perbanyak mengonsumsi sayuran hijau
Sayuran yang berwarna hijau adalah makanan penambah zat besi yang sangat baik bagi tubuh. Beberapa sayuran yang mampu mengatasi anemia antaralain kol, kobis, kangkung, seledri dan bayam.
7. Mengonsumsi kacang-kacangansel darah merah
Makanan jenis kacang-kacangan seperti almond sangat baik untuk meningkatkan sel darah merah dalam tubuh. Jika Anda mengalami anemia, maka perbanyaklah mengonsumsi kacang-kacangan agar anemia bisa diatasi.
8. Perbanyak mengonsumsi buah-buahan
Buah seperti semangka anggur dan apel sangat baik untuk membantu meningkatkan produksi darah sehingga mampu mengatasi anemia.
9. Mengonsumsi daging dan seafood
Perbanyaklah mengonsumsi daging terutama daging kambing dan seafood. Daging dan seafood kaya akan vitamin B 12, zat besi dan asam folat yang berperan meningkatkan produksi nsel darah merah dalam tubuh.
10. Konsumsi daun bawang merah
Rebus daun bawang merah dengan campuran sebutir kuning telur. Makanlah rebusan daun bawang dan telur untuk mengatasi anemia. Sebaiknya cara ini dilakukan rutin dua kali sehari agar anemia segera teratasi.
Sumber Sumber
Jika mengalami gejala anemia, segera kunjungi dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.
Petugas kesehatan akan memantau jumlah sel darah merah dan mungkin akan memberikan suplemen penambah zat besi. Untuk kasus anemia yang parah mungkin diperlukan transfusi darah segera.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar