Sabtu, 13 Juli 2013

3600 detik terakhir Puspa


Love never Leave
" Pus , puspa ada telpon nak dari temenmu " teriak bunda

" Yaa bunda , tunggu "

" Hallo assalamulaikum "

" Walaikumsalam puspa sayang ".

"Aaaaaa Rai , rai apa kabar ? Ada dimana skrg ? "

" Kabar baik , aku ada di depan rumah kamu "

" Serius ? "


" Iyaa serius keluar dong puspa "

" Oke baiklah"

*tuut tuut tuut*

***
Rainaldy Darmawan adalah pacar aku . Ya kita sudah pacaran kurang lebih 3tahun .

" Haloooo Puspaa Salwaaa "

" Raaaaaaaiiiiiii , ayoo masuk . Ih kok ngerjain aku sih raii "

" Hehe sorry MyPuspaa " canda rai

" Eh ada Rai " sapa bunda puspa

" Iya bun , apa kabar ? "

" Kabar baik rai , kapan dtg dri jepang ? "

" Bru td pagi bun hehe udh kangen over sama si upaa nih bund jd lgsg ke sini "

" Ohh , mau minum apa rai ? "

" Oh gak usah repot2 bund , aku mau ajak upa keluar "

" Emang mau kemana rai ? "

" Jalan jalan aja upaa "

" Aku ganti baju dlu deh "

" Gak usah deh upaaa gitu aja cantik kok "

" Yee mulai deh gombalnya "

" Gapapa dong gombal ke pacar sndiri , ya ga bund ? "

" Hehe iyaa deh "

" Yaudh bund , rai ijin culik puspa ya "

" Iyaa rai , hati hati bawa mobilnya "

***

Sepanjang jalan Rai banyak bercerita tentang studynya di jepang sana . Puspa begitu antusias mendengarnya tapi ada rasa sedih di muka puspa

" Sayang , km kenapa ? Keliatan sedih ? "

" Gapapa kok sayang"

" Kamu kalo ada beban cerita sama aku puspa "

" Rai , apa kamu msh mau pacaran sama orang yang punya penyakit kayak aku ? "

" Puspa , km ngmng apa sih sayang ? Kamu sakit apa ? Cerita sama aku "

" Aku sakit Rai , aku kena kanker rai 9bulan yang lalu , kanker aku udah stadium 3 . Dokter vonis umur aku gak lama lagi , kamu ga malu punya pacar penyakitan kayak aku ? "

" Puspa , denger aku . Mau kamu sakit apapun aku bakal tetap di samping kamu pus , today , tommorrow and Forever . Kamu pasti sembuh pus :) "

" Are you serious ? "

" Yeah I'm serious puspaa "

" Thank you Rai {}"

" Urwell Sayang :*"

***

Hari hari puspa di jalani dengan senang karena di samping puspa ada Rai , org yg plg puspa sayang ;)

" Rai , kok kepala aku pusing yaaa ? "

Tiba tiba puspa pingsan

" Pus , kamu gapapa kan ? Puspaa , puss bangun pusss "

Rai langsung membawa puspa ke Rumah sakit , Rai langsung menelpon Bunda dan abangnya puspa

" Haloo asalamualaikum bunda , bunda ini rai . Puspa bun , puspa pingsan skrg Rai lagi di rs bunda kesini ya bund . Asalamulaikum "

Setelah Rai menelpon bundanya , Rai pun menelpon abangnya puspa

" Abang , ini rai . Bang kesini yaa puspa pingsan skrg puspa lagi di Rs sma rai "

Harap harap cemas rai menunggu perkembangan puspa yang lagi di tangani dokter .
Selang 25mnt stlah rai menelpon bunda . Ayah dan bundanya puspa pun dtg ,

" Rai , puspa kenapa Rai ? "

" Gatau bund , td di jalan puspa blg pusing bund , trus puspa pingsan lgsg aja rai bawa puspa kesini"

Dokter keluar ruangan dengan tersenyum

" Maaf bu , apa ibu dan bapak bisa ikut saya ke ruangan ? "

" Dok , gimana keadaan pacar saya "

" Puspa sudah siuman , kamu bisa masuk ke dalam . Mari bu ikut ke ruangan saya "

Ayah dan bundanya puspa mengikuti dokter dri belkang .. Sesampainya di ruang dokter

" Apa ada perkembang dari putri sya prof ? "

" Begini pak , Bu . Keadaan puspa semakin menurun . Kankernya sudah ganas . Dan sudah masuk Stadium akhir "

" Apa gada cara buat nyembuhin putri sya dok ? "

" Satu satunya jalan puspa harus di menjalani oprasi "

" Apapun yang terbaik lakukan dok "

" Kami Tim medis akan melakukan yang terbaik buat puspa "

" Kapan puspa akan di oprasi prof ? "

" Minggu depan , semoga keadaan puspa sudah baik "

" Terimakasih prof , kami kembali ke ruangan puspa dlu "

" Ya silahkan pa , bu "

***

Sementara di ruangan Rawat puspa rai dengan setia menunggu puspa

" Rai "

" Ya sayang ? Kamu mau apa ? "

" Aku mau kamu tetap di samping aku ya rai , sampe aku menghembuskan nafas terakhir"

" Ssst , kamu ga boleh ngomong gtu sayang "

" Aku tau keadaan aku skrg semakin parah "

" Kamu harus optimis sembuh syang , jangan gini "

" Rai makasih yaa kamu udh jd pacar aku yang paling baik , paling pengertian , banyak berkorban buat aku . Tapi aku belum bs jd yang terbaik buat kamu rai "

" Kamu sudah jd paling terbaaaik buat aku , buat kehidupan aku puspa "

Ayah dan bunda puspa pun kembali ke ruangan puspa

" Ayah bunda , gmana keadaan puspa ? "

" Puspa sayang , minggu depan kamu oprasi ya nak . Buat kesembuhan kamu "

" Yasudah bunda , puspa mau sembuh . Kalo puspa sembuh puspa mau jd yang terbaik buat ayah , bunda , abang , Rai "

Ayah , Bunda , abangnya puspa dan Rai menitikan air mata :')

***

H-1 menjelang oprasi keadaan puspa semakin membaik , Rai tetap setia ada di samping puspa ..

" Bunda "

" Ya puspa mau apa ? "

" Bunda boleh ga sebelum puspa oprasi , puspa mau maen dlu sama Rai . Satu jam aja bunda "

" Kamu mau kemana puspa ? "

" Kemana aja bunda , puspa mau ngabisin waktu sama Rai "

" Baiklah tapi gak lebih dri 1 jam ya "

" Makasih bunda " ucap puspa sambil peluk bundanya

Keesokan paginya ,

"Titip puspa ya Rai , ingat satu jam aja . Ga lebih " ucap bunda

" Ya bunda , puspa sama rai pergi dlu ya "

" Ya , hati hati bawa mobilnya rai "

" Ya bunda "

***

Rai dan puspa pergi ke taman ,

" Bagus banget pemandangan disini rai "

" Kamu suka puspa ? "

" Ya aku suka "

" Ini , kita main balon gelembung yuk . Kita lomba siapa gelembung paling gede itu pemenangnya . Dan yang kalah harus cium yang menang "

" Okeee "

Puspa kalah meniup gelembugnya

" Yah aku kalah , jd aku hrus cium pipi kamu nih "

" Iyaa dong kan biar sportif."

" Okelaaah "

" Pus , waktu kita sisa 45menit lagi "

" Rai , aku mau harum manis itu "

" Yaudh tunggu sini yaa "

Rai membeli 2 harum manis untuk puspa

" Nih sayangku "

" Makasih honey "

" Pulang yuuu , kan kamu harus siap siap mau oprasi "

" Yaudh yuuu "

Di perjalanan puspa dan rai tertawa , tapi dalam hati rai , rai taku kehilangan puspa . Takut puspa gagal dlam oprasinya

" Rai , aku mau bunga lili putih "

" Yasudah aku belikan ya syang "

Rai turun mobil dan membeli 2tangkai lili putih

" Nih buat kamu sayang "

" Kamu aja rai yang pegang , aku takut gabisa rawat lili ini "

" Puspa , jangan ngomong gtu please sayang . Aku gamau kehilangan kamu "

" Tenang Rai , aku ga akan ninggalin kamu kok "

" Yaudh yuk jalan wkatu kita 10menit lagi "

Sepanjang perjalan puspa selalu tersenyum melihat ke arah Rai , mengacak ngacak rambut Rai . Sesampaing di Rumah sakit .
Puspa menggandeng tangan rai , memeluk rai . Tapi rai ga kuat menahan air mata .

Tiba tiba puspa pingsan

" Pus , puspaa bangun puspa , Suster suster tolong suster "

Beberapa orang dan suster membawa puspa ke Ruangan . Dengan setia disamping puspa . Mas tunggu sini saja ..

Ga brpa lama , Bundanya puspa dtg dan menghampiri Rai .

" Puspa kenapa rai ? "

" Puspa tiba tiba pingsan bun " ucap rai sambil nangis ..

10menit kemudian dokter keluar ruangan dengan wajah sedih

" Maaf bu , pak , mas rai dan Mas abi saya dan tim medis sudah berusaha menolong puspa "

" Maksud dokter pacar saya meninggal ? "

" Ya mas Rai , maafkan saya "

" Ga mungkin dokter , satu jam yang lalu saya masih bersma dia masih jalansma dia "

" Tapi itu yang terjadi mas rai "

Ayah , Bunda , abang , Rai dan kedua orang tua rai menangis .

***

Puspa sudah di makamkan , kerabat dekat , sahabat , keluarga pun mengiri ke pemakamn puspa . Rai masih tidak percaya akan kepergian puspa .

" Puspa sayang , mungkin kemarin 3600detik terakhir kita bersama . Aku akan menjaga bunga lili ini untuk kamu . Pus , walaupun kamu udh gada di dunia ini . Kamu selalu dan tetap di hati aku . Gada yang bisa gantiin kamu di posisi aku . Selamat jalan sayang . Semoga kamu tenang . Kami disini sudah ikhlas melepas kepergian kamu " ucap Rai Sambil meneteskan airmata ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar